IWO, Sahabat Firli dan Jurnalis Ajak Anak Panti Buka Bersama

LUBUKLINGGAU MUSI RAWAS SOSIAL

Lubuklinggau, (Data Bicara) – Tepat di puasa ke 14, sahabat firli dan jurnalis melakukan buka bersama anak-anak yatim dari beberapa panti asuhan yang ada di kota Lubuklinggau. Buka puasa bersama ini mengangkat tema ‘Sahabat Firli dan Jurnalis Peduli Anak-anak Penerus Bangsa’.

Selain awak media yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Musi Rawas, kegiatan buka bersama ini juga melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Lubuklinggau, dan diisi tausiah agama oleh ustadz Muhammad Edi Prayitno, Jum’at (15/4).

Ketua IWO Musi Rawas, Rudi Rediansyah dalam sambutannya mengatakan kalau kegiatan ini bentuk peduli IWO kepada anak-anak penerus bangsa, karena mereka merupakan cikal bakal pemimpin negara tersebut.

“Pesan dari pak Firli Bahuri kepada saya untuk disampaikan disini, yakni kita harus memperhatikan anak-anak penerus bangsa ini, didik mereka dengan baik, sekolah setinggi mungkin, karena mereka inilah penerus bangsa Indonesia,” kata Rudi.

Di tempat yang sama, Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riyadi menjelaskan, apa tujuan BNN ada di kota Lubuklinggau, karena visi presiden Joko Widodo ingin meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), yang mana pada tahun 2020 sampai 2045 negara Indonesia akan masuk ke bonus demografi dan menargetkan usia produktif manusia harus benar-benar produktif demi menggapai masa keemasan Indonesia.

“BNN ada dalam salah satu visi tersebut, yang mana BNN bertugas memerangi narkoba dengan tiga cara, yakni menindak tegas, pencegahan, dan memanfaatkan teknologi dan media sosial. Dan tujuannya untuk memutus suplai narkoba tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena tema yang diusung sangatlah tepat dengan kondisi ditengah-tengah masyarakat kita saat ini.

“Peduli, itulah kunci utama dalam memerangi segala hal buruk, terutama narkoba. Karena masyarakat kita sekarang banyak yang tidak perduli dengan apa yang terjadi, sehingga membiarkan orang semakin terpuruk dalam lingkaran tersebut,” tutupnya. (Ebied)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *